MERINDING ! YANA UMAR MENDONGENG PROSES HIJRAHNYA

Hujan oge aya raatna atau mungkin hidup itu layaknya roda yang berputar, kadang diatas kadang dibawah.

Mungkin itulah yang terjadi dengan Yana Umar, salah seorang pengurus Viking Persib Club. Ada yang berbeda dengan Yana dalam beberapa bulan belakang ini. Adalah dari tata cara berpakaiannya. Ia lebih sering menggunakan celana panjang dengan baju koko lengkap dengan peci hajinya.

Hal itu dilakukan Yana bukan untuk mencari sensasi atau menjadi pusat perhatian orang. Ia melakukannya tulus dari hati.

Pria yang juga seorang dirijen Viking ini ‘hijrah’ setelah mengaku jauh dari ajaran agama.

“Saya tidak tahu awalnya tentang istilah hijrah. Yang saya tahu, saya hanya mencoba menjalankan apa yang Allah SWT perintahkan. Menjauhi yang dilarangnya, menjalankan apa yang diperintahkannya. Hanya menjalankan kewajiban saya sebagai orang Islam,” kata Yana mengawali perbincangan dengan bobotoh.id (BID) belum lama ini.

Ada proses dan kejadian yang membawa Yana menjadi pribadi yang lebih baik. Sebuah mimpi yang membuatnya menangis menjadikan Yana lebih dekat dengan Islam.

“Semuanya berawal dari mimpi. Tahun 2016 akhir saya mimpi kiamat. Dalam mimpi itu saya melihat bumi ini hancur. Terdengar suara takbir, adzan hingga orang yang minta tolong. Termasuk saya, tapi tidak ada yang menghiraukan, tidak ada yang peduli dengan saya dalam mimpi itu. Saya sempat mengumandangkan Adzan dalam mimpi tersebut hingga akhirnya saya terbangun jam 2 subuh,” papar Yana menceritakan sebuah proses yang membawanya lebih dekat dengan Allah SWT.

Mimpi yang dialaminya itu ternyata cukup mempengaruhi pikirannya. Ia merenung tentang makna dari mimpi yang dialaminya itu. “2 minggu setelah mimpi, ada proses lain yang saya lihat. Saya malu jika melihat teman-teman saya solat. Saya makin berpikir dan mulai cari tahu tentang tata cara solat yang benar dan semua tentang islam, baik dari You tube, buku dan tanya-tanya sama orang yang lebih mengerti,” imbuhnya.

Perlahan, Yana mulai mengerti dan mendalami tentang apa itu Islam. Ia mengaku nyaman dengan proses yang sedang dijalankannya kini. Terlepas dari adanya tanggapan miring, Yana berusaha tidak menggubrisnya.

“Selama ini memang tidak ada pro dan kontra tentang perubahan dalam diri saya. Yang jelas, saya melakukan ini buat bekal saya nanti, kalau ada yang mai ikut hayu kita sama-sama tapi kalau tidak yaudah, tidak usah nyinyir,” kata Yana tersenyum.

Ieu Rame Lur : Pemain Top Berposisi Striker Segera Bergabung !

Dukungan dan motivasi untuk terus menjadi lebih baik pun datang dari orang-orang terdekatnya. Bahkan, Yana tidak malu untuk diajarkan mengaji oleh putrinya. “Putri saya pernah bilang, kalau saya kalah dari dia gara-gara saya ngaji dari Iqra sedangkan anak saya sudah Al Quran. Saya tidak malu dan ragu untuk memintanya mengajarkan saya tentang Al Quran,” cerita Yana.

Yana juga berharap, proses hijrahnya ini bisa terus berjalan dan tidak pernah berhenti sampai kapanpun. “Semoga istiqamah, hingga akhirnya bisa khusnul khatimah,” ujarnya dengan nada bergetar.

“Saat saya jadi dirijen di stadion, saya harus tetap solat. Mudah-mudahan bobotoh lain bisa mencontoh, tidak ada maksud untuk riya. Apapun pekerjaan kita, jangan lupa solat,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada bobotoh dan seluruh umat Islam lainnya untuk bisa istiqamah dan selalu menjalankan perintah Allah SWT.

“Untuk semuanya, laksanakan perintah Allah SWT, solat 5 waktu, jika ada waktu buat mengaji, ya mengaji, jangan terlewat. Jangan lupa shadaqah juga. hanya amal-amal itu yang akan kita bawa nanti ke akhirat, bukan harta atau jabatan kita,” kata Yana mengingatkan.

“Saya sudah merasa nyaman dengan saya yang sekarang. Dari tahun 1998 saya gelap, solat mungkin hanya 1 tahun sekali waktu idul fitri. Banyak dosa yang saya lakukan, mudah-udahan Allah SWT memaafkan,” ujar Yana Umar berharap. (bobotoh.id/HL)

The post MERINDING ! YANA UMAR MENDONGENG PROSES HIJRAHNYA appeared first on BOBOTOH PERSIB.

(6 views)