EH, MAU ADA REVISI SOAL NGARAN LIGA GO-JEK!

Perusahaan transportasi ojek berbasis online telah resmi menjadi sponsor utama kompetisi Liga 1 Indonesia untuk musim 2017 mendatang. Untuk itu, kemungkinan besar nama kompetisi akan ada nama ‘Go-Jek’ sebagai branding mereka.

Namun, ternyata nama tersebut malah mengundang komentar tidak sedap dari para pecinta sepak bola nasional. Pasalnya, menurut mereka, nama yang diusung kurang etis untuk didengar.

Ieu rame lur: ANGGA FEBRYANTO: SAYA INGIN MAIN KARENA LAYAK, BUKAN REGULASI!

Menurut Yunus Nusi, ketua Komite Kompetisi PSSI, penamaan Go-Jek dalam titel kompetisi kurang sreg di sanubari. Karena itu, akan ada permintaan revisi dalam rapat yang kembali digelar Rabu (22/3/2017) mendatang. Bukan tanpa alasan, Yunus menilai titel tersebut berpotensi menimbulkan gejolak. Hal itu tak lepas dari perseteruan antara Go-Jek dan sopir angkutan umum konvensional yang masih hangat di negeri ini.

“Kalau saya jadi sopir angkot, tentu akan membuat skenario di setiap pertandingan sepak bola. Misalnya tidak membawa penumpang yang ingin menonton kompetisi karena alasan nama liga. Kemungkinan itu pun terjadi di seluruh penjuru Tanah Air,” tuturnya memberi permisalan dikutip dari Jawa Pos.

Langkah Go-Jek menjadi sponsor utama Liga 1 memang cukup mengejutkan. Pertanyaan turut mengemuka soal besaran dana yang digelontorkan untuk mendapat kompensasi tajuk kompetisi. Yunus buru-buru membantah ketika angka yang disebutkan media ini mencapai triliunan rupiah. “Enggak sampai, hanya berkisar Rp 100 miliar,” ungkapnya. (Bobotoh.id/RF)

The post EH, MAU ADA REVISI SOAL NGARAN LIGA GO-JEK! appeared first on BOBOTOH PERSIB.

(0 views)