NGANTUK TAPI BEGITU MENGGOLER MALAH TAK BISA TIDUR? INI SOLUSINYA!

Sepertinya ada di antara Bobotoh yang merasakan seperti ini: mengantuk sehingga terganggu aktivitas. Tetapi begitu tiba di rumah dan berbaring, kantuknya malah hilang. Tidak hanya menjengkelkan tetapi juga akhirnya membuat tidur tidak optimal.

Para ahli pun memberi sebutan khusus untuk fenomena ini, yaitu ‘conditioned arousal‘. Di mana semakin banyak malam dihabiskan untuk tidak bisa tidur, maka makin besar kecenderungan otak untuk mengaitkan antara tempat tidur dengan terjaga, bukannya terlelap.

IEU RAMÉ LUR: SANAJAN BERAT WA HAJI LEPASKAN FEBRI & ZOLA!

Untungnya ada beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan buruk ini. Salah satunya disebut terapi perilaku kognitif untuk mereka yang insomnia, di mana pasien diminta berkunjung ke dokter secara rutin untuk diubah jadwal dan kebiasaan tidurnya.

Dr Ronald Chervin, direktur University of Michigan Sleep Disorders Center menimpali, kuncinya adalah ‘membiasakan otak untuk menganggap kasur sebagai tempat untuk tidur, tidak untuk aktivitas lain’.

“Bukan hanya seks, ini juga berarti pindahkan aktivitas lain ke tempat lain seperti menggunakan gadget atau hanya berbaring jika memang belum bisa tidur, misalnya setelah 20 menit atau lebih. Kembalilah setelah benar-benar siap tidur,” pesan Chervin seperti dilansir Detik.com, 19/03/2017.

Prosesnya memang akan memakan waktu. Nda baiknya ini juga dibarengi dengan mengikuti aturan tidur pada umumnya seperti mengatur temperatur ruangan, menghindari kafein, dan meredupkan lampu menjelang tidur.

“Menghindari cahaya terang sejam sebelum tidur ini penting sekali, utamanya blue light yang keluar dari laptop atau ponsel karena ini menghambat produksi melatonin, hormon yang memicu tubuh untuk mengantuk,” pesan Gehrman.

Selain itu, biasakan untuk bangun di jam yang sama sehingga tubuh juga terbiasa dengan ritme tersebut, bahkan di akhir pekan sekalipun.(Bobotoh.id/RCK)

The post NGANTUK TAPI BEGITU MENGGOLER MALAH TAK BISA TIDUR? INI SOLUSINYA! appeared first on BOBOTOH PERSIB.

(1 views)