Eh, Gaji Marquee Player Ternyata Diluar Salary Cap!

Kebijakan PSSI yang menerapkan status marquee player pada kompetisi Liga 1 Indonesia bukan tanpa risiko. Jika salah menyikapi, klub-klub peserta kompetisi bisa mengalami permasalahan keuangan di tengah kompetisi.

Untuk itu, PSSI berencana menerapkan regulasi pembatasan toleransi gaji pemain atau salary cap. Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono aturan tersebut untuk mengontrol pengeluaran klub-klub.

Ieu rame lur: Semen Padang ‘Dicikopian’ Menjelang Mulainya Liga 1!

“Batasan salary cap sekitar Rp15 miliar,” kata Joko Driyono, wakil ketua umum PSSI.

Namun, regulasi salary cap tidak berlaku untuk pemain berstatus marquee player. Di Indonesia, marquee player adalah status untuk pesepak bola yang pernah bermain di tiga putaran final Piala Dunia atau pemain yang pernah bermain di kompetisi papan atas Eropa. Salah seorang pemain berstatus marquee player adalah Michael Essien dari Persib Bandung.

“Sedangkan gaji marquee player pengecualian. Itu tidak masuk hitungan salary cap,” tambah pria asal Ngawi itu.

Penetapan mengenai salary cap rencananya akan dilakukan saat perwakilan klub bersama PT LIB mengadakan managers meeting pada 29 Maret mendatang. Kompetisi Liga 1 Indonesia rencananya mulai bergulir pada 15 April.

The post Eh, Gaji Marquee Player Ternyata Diluar Salary Cap! appeared first on BOBOTOH PERSIB.

(6 views)