Ketika Seorang Top Skor Liga Qatar Menyieun Geger Sepakbola Indonesia!

Kabar penolakan Andri Syahputra memenuhi panggilan seleksi Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri ternyata mampu menggegerkan seluruh negeri. Hampir semua tokoh penting sepakbola Indonesia yang terkait peristiwa ini ikut angkat suara.

Berikut rangkuman pernyataan orang-orang penting negeri ini mengenai keputusan seorang anak muda berumur 17 tahun yang memang mencatat prestasi mengesankan di negeri orang:

Eddy Rahmayadi, Ketum PSSI

“Tidaklah, jangan terlalu lebay. Saya tidak mau menanggapi kabar seperti itu. Pokoknya tidak ada restu-restuan untuk dia dinaturalisasi oleh Qatar. Dia itu orang Indonesia. Kalau dia tidak mau dipanggil untuk membela Indonesia, ya dia harus keluar dari negara Indonesia.” – Soal isu Andri Syahputra akan dinaturalisasi oleh Qatar
Hanif Thamrin, Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI

“Iya (panggilannya ditolak), penolakannya lewat e-mail. Boro-boro bisa tanya alasan, begitu tahu saya mau menghubungi saja langsung menolak. Bilangnya jangan ganggu dia dan anaknya, padahal saya mau menjelaskan baik-baik soal pemanggilan ke Timnas U-19.” – Soal reaksi Ayah Andri ketika dihubungi PSSI.

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga

“Semua orang pasti punya pendapat, punya pemikiran dan punya alasan. Semuanya pasti punya cara memilih apa dia sreg untuk menjadi bagian dari warga negara, dan itu proses yang sangat panjang.Tidak mudah untuk memutuskan, harus ada kemauan ada kerelaan untuk melepas kewarganegaraan semula seperti halnya Ezra (Walian).”

Ieu rame lur: Pengidola ‘Lord’ Atep Ini Rela Pasedek-sedek di Truk Sepanjang Bandung Jakarta!

Gatot Dewa Broto, Sesmenpora

“Kalau dia (Andri) nggak mau bela timnas, kami (pemerintah) menyarankan agar PSSI mencoret dia. Memasukkan nama dia dalam daftar black list.”

Agar menjadi fair, berikut klarifikasi Ayah Andri, Agus Sudarmanto, mengenai pemberitaan penolakan anaknya dipanggil seleksi Timnas U-19:

“Klub (Al Gharafa) dan Qatar Football Association (QFA) sudah menanggapi, mungkin suratnya belum sampai, tapi PSSI sudah bicara ke media. Saya takut kalau Mama-nya Andri mendengar soal ini, karena memang hinaan untuk Andri luar biasa.

Poinnya underage dan masih pelajar. Itu sudah masuk ke ranah klub dan QFA karena sudah di take over mereka. Saya juga di attachment. Jadi saya tidak perlu memberi respon soal itu.

Tunggu saja surat itu sampai. Sebenarnya dari keluarga menerima apapun keputusan Andri, yang jelas kami tidak pernah memaksa dia harus kemana untuk kariernya.” (Bolalob.com)

The post Ketika Seorang Top Skor Liga Qatar Menyieun Geger Sepakbola Indonesia! appeared first on BOBOTOH PERSIB.

(3 views)